Hello Good People...!!!
Kali ini saya akan kembali bercerita tentang catatan perjalanan atau itinerary travelling di tempat idaman orang Indonesia bahkan mancanegara, yaak!! BALI......
Bali salah satu tempat wisata yang sudah populer di dunia, bahkan sebagian orang di luar negeri sana banyak yang tanya :
Dimana Indonesia?? Sebelah mananya BALI??
Itu mungkin sudah tidak awam untuk para travellers, dimana dulu BALI lebih terkenal daripada Indonesia sendiri. Tapi sekarang, karna udah sering unjuk gigi, Berdirilah Indonesia di Mancanegara :D
Oke langsung ke point utamanya saja, saya akan menceritakan tentang perjalanan bali, watersport dan tips - tips selama disana.
Saya pergi ke Bali bersama dengan istri tercinta. Saya tidak memakai agen atau paket tour, kami pure merencanakan sendiri kemana dan mau ngapain. Berangkat dari Bandara Soekarno Hatta ke Ngurah Rai Naik Pesawat City Link dengan harga Tiket Kisaran 1,5 JUTA untuk PP berdua. Perjalanan kurang lebih 1jam, dan setelah sampai di Bandara kami dijemput oleh kenalan yang biasa jadi tour guide untuk ke Villa yang kami pesan. Buat info temen - temen travellers, Ojek Online di Bandara tidak diperbolehkan masuk, jadi kalo mau naik kendaraan alternatifnya adalah :
1. Naik taksi yang sudah disediakan Bandara, yang mangkal dari agen. untuk harga relatif mahal tergantung jarak, kurang recommended untuk para travellers yang minim budget, diapakai kalo terpaksa tidak ada alternatif lain. mungkin sekitar 100 - 250 RIBU.
2. Naik bis keluar bandara, terserah mau turun dimana, bisa juga di Sunset Road atau dimanapun. Setelahnya baru lah para travellers aman untuk naik Ojek Online karena sudah masuk zona aman. biaya relatif lebih murah, untuk bus nya saja hanya 4 RIBU perak..!! ditambah biaya Taksi Online yang tentu saja lebih murah.
3. Naik Mobil Jasa Tour Travel, Hotel, Villa dll. Biasanya di Bali agen antar jemput Bandara sudah termasuk dalam fasilitas, asalkan sebelumnya sudah konfirmasi.
Lanjut setelahnya kami sampai di Villa yang kami pesan, Bonsai Villa di daerah Jl. Raya Seminyak Gang Keraton. Harga Kisaran 600 - 700 RIBU dengan fasilitas yang menurut saya udah cukup fantastis. Seperti Villa untuk pasangan pada umumnya, disediakan handuk bentuk cinta. Villa private yang temanya semi outdoor tapi masih tertutup karena tembok yang tinggi. di depan kamar tersedia kolam renang dengan airnya yang jernih. Untuk para travellers yang mau dapat fasilitas private pool harga Villa Kisaran 1 JUTA keatas.
Foto diambil dari google ya, karena foto kami di Villa bersifat pribadi :D
tapi untuk penampakan sama persis
Fasilitas dan kelengkapan kurang lebih sama seperti Hotel. Setelah beberes di Villa, saya bertemu dengan orang yang menyewakan Motor. Harga sewa motor disini kisaran 80 RIBU, bisa dicari dengan mudah di google. kami makan siang di Ayam Bakar Betutu khas Gilimanuk, salah satu makanan terkenal di Bali yang bertempat di daerah Kuta.
Menu disini adalah Ayam Betutu dengan Sambel Plecing khas bali banget, pedesnya minta ampun, cocok untuk para travellers yang suka pedes. Harga makan disini relatif standar, untuk makan sekita 35 - 40 RIBU dan untuk minum 5 - 10RIBU. Dicoba ya guys..!!!
Lanjut perjalanan kami setelah makan siang. kami istirahat dulu di Villa sampai sore. Sorenya kami menikmati keindahan Pantai sambil menunggu sunset, Pantai Jerman!!!


Foto diambil dari google, karena foto sendiri hasilnya gelap :D
Menu disini adalah Ayam Betutu dengan Sambel Plecing khas bali banget, pedesnya minta ampun, cocok untuk para travellers yang suka pedes. Harga makan disini relatif standar, untuk makan sekita 35 - 40 RIBU dan untuk minum 5 - 10RIBU. Dicoba ya guys..!!!
Lanjut perjalanan kami setelah makan siang. kami istirahat dulu di Villa sampai sore. Sorenya kami menikmati keindahan Pantai sambil menunggu sunset, Pantai Jerman!!!
Hotel Holiday Inn depan Pantai Jerman


Selesai menikmati Pantai Jerman kami Kembali ke Villa untuk istirahat karena besok adalah wisata seru, yeeaah water sport!!!
Hari ke 2
Lanjut ke Hari Selanjutnya, hari ke 2 kami di Bali. Kami akan menuju ke Tanjung Benoa, surganya water sport Bali. Buat temen - temen yang berminat watersport di Bali, saya sarankan buat mencari dulu sebelumnya wisata apa aja yang mau dinaiki, dan rincian biaya masing - masing. Ada juga yang berbentuk paket. Karena ketika bayar di lokasi wisata, mahalnya minta ampun, belum lagi banyak calo yang siap mengantarkan anda kemana ada dan menawarkan berbagai wisata dan watersport yang menarik. Untuk Detailnya nanti akan saya bahas lebih lanjut, saya lanjutkan dulu ceritanya yaa :D
Sebelum ke Tanjung Benoa, kami sempatkan mampir ke Sanur, untuk membeli celana pendek dan kaos buat main watersport, sekaligus mampir ke tempat makan terkenal, MAK BENG..!!!
Buat yang ingin beli celana tipis dan kaos oblong atau kaos tanpa lengan buat oleh - oleh atau menikmati suasana pantai, di Sanur cukup murah, harga mulai dari 20 ribu, harganya sangat jauh dibandingkan di Seminyak atau Kuta meskipun pilihan corak disana lebih banyak. Untuk harga makanan di Mak Beng adalah 45 ribu udah dapet Nasi Sop Ikan dan Ikan Goreng, belum termasuk minum. Tapi rumah makan ini selalu ramai, karena rasanya memang enak dan sudah terkenal. Untuk masuk ke Sanur pakai motor dan 2 orang saya bayar 10 ribu.
nyaam.. nyaamm.. nyaaaammm
yyuuuummmyyyyy.....
Selesai makan perjalanan dilanjutkan menuju ke Tanjung Benoa. FYI buat yang belum tau, di Bali ada Tol yang bisa buat motor dan juga berdiri kokoh diatas semenanjung, Nama Tol nya Tol Bali Mandara. Perjalanan ditempuh kurang lebih 1 jam dari Sanur.
Sampailah kami di tempat tujuan, Water Sport Tanjung Benoa..!!! kembali lagi kita bahas tentang water sport. Jadi saya menyarankan buat para travellers untuk servey secara online terlebih dahulu, karena selain lebih murah juga lebih mudah. di lokasi banyak sekali calo dan bahkan untuk pemberian harga juga cukup mahal dan berubah-ubah. Setelah menjelajah online kesana kemari, saya akhirnya memutuskan memaki Water Sport Agency bernama NBC. Paket yang saya pesan adalah Parasailing Tandem, Banana Boat, Flying Fish dan Sea Walker seharga 575 Ribu, jadi untuk berdua saya membayar 1.150 Ribu. Bandingkan bila kalian memesan di lokasi, untuk sea walkernya saja kadang bisa 500-800 Ribu sendiri. Jadi awalnya juga saya ragu karena sistem awalnya transfer dan nanti dapet booking, yang saya hubungi namanya Pak Made. Setelah saya transfer alhamdulillah dikasih nama booking dan juga diarahkan nanti kemana-mananya. Buat yang tertarik ke NBC atau menghubungi pak mode, silahkan browsing di google :D
Oke kembali ke water sport, diluar paket itu saya juga ditawari oleh guide bermain sekali lagi untuk flying fish 50 Ribu per orang, tawaran ini datang ketika permainan flying fish akan berakhir. Untuk harga di Loket adalah sebesar 100 Ribu per orang. cukup ekonomis kan :D
untuk sewa kamera anti air, kamera digital biasa cuma anti air, biayanya adalah 200 Ribu sudah termasuk CD softcopy hasil foto dan video. Hasilnya cukup lumayan lah, tapi recommended sih bawa sendiri.
Berikut beberapa foto seru water sport di Tanjung Benoa :
Untuk Foto Flying Fish ga dapet :(, lanjut ke video seawalker dan parasailing tandemnya yaa. Dijamin seru dan pengen
Seawalker kita dikasih remah - remah roti untuk memberi makan ikan - ikan dan buat kita sambil berswafoto dengan ikan kecil. Dan untuk jalan di dasar lautnya kita diarahkan oleh pemandu yang menggunakan alat diving, dan juga ada pipa yang memang sudah disiapkan pihak agen untuk pegangan dan jalan kaki di dasar lautnya. Awal masuk memang telinga agak sedikit berdenging karena tekanan air di bawah yang cukup besar.
Setelah puas bermain watersport dan badan yang gosong karena panas matahari laut bali, kami pun pulang ke Villa dan sempat makan Baso di jalanan sebelum ke villa.
Malamnya, kami makan Nasi Pedas Pak Indra yang recommended dan terkenal juga di Bali. Kalo di Jawa ya kaya nasi rames, cuma lauk pauk cukup banyak dan juga sambelnya yang juga pedas.
Foto diambil dari google, ga sempat ambil foto
Hari ke 3
Hari ini kami akan berpindah tempat menginap yaitu ke Hotel Grand Inna Kuta di daerah Kuta. Hotelnya bagus dan banyak juga wisatawan asing yang menginap di hotel ini. karena di kolam renang ada seperti mini bar jadi mereka bisa berenang sambil minum. Fasilitasnya normal lah seperti hotel pada umumnya, cuma viewnya yang benar-benar BALI...!!! di sebelah Pantai Kuta persis. Harga menginap di Grand Inna Kuta sekita 1jutaan. sesekali nyenengin istri lah
Kolam renang di Hotel Grand Inna Kuta
Setelah selesai beberes barang di kamar hotel, kami berencana kuliner ke tempat yang juga terkenal di Bali, dan juga terkenal sangat pedas. Rumah Makan Nasi Tempong Pak Indra namanya yang berlokasi di Jl Dewi Sri, Legian. Harganya cukup normal untuk makanan seenak dan sepedas ini. Kami makan Nasi Ayam 2 porsi, nambah nasi 1 lagi :D, sayur asem, tempe goreng, dan juga minum, habis kurang lebih 130 ribu berdua. Lagi - lagi kami lupa foto makanannya, mungkin karena keeanakan :D, tapi kami tetap menampilkan foto bersumber google biat happy people semua tambah ngiler :D Makanan TERPEDAS yang pernah saya makan.
foto diambil dari google sebagai sumber
Setelah puas makan nasi tempong, kami ingin mencoba ketempat seru untuk anak - anak ABG, spot foto 3D art. Namanya DMZ 3D Art Museum dengan HTM 100 ribu per orang yang berlokasi di Jl. Nakula, Legian, Kuta.
Setelah puas bermain dan kuliner sampai sore, kami memutuskan untuk pulang ke hotel dan malamnya berencana untuk mencari oleh-oleh.
Malam hari, kami pergi ke joger tapi hanya lihat-lihat karena belum ada yang menarik. Kami sudah cukup banyak punya barang-barang joger :D
Akhirnya, kami mampir ke Toko yang menjual Pie Susu, salah satu oleh-oleh khas Bali adalah Pie Susu. Pie Susu yang kami beli adalah PIE SUSU ENAAAK di Jl. Raya Kuta dekat dengan Joger.
Kita beli Toko pinggiran deretan tempat oleh-oleh, harga 30 Ribu per kotak, 1 kotak isi 10. Kalo beli di store nya langsung lebih murah, harga 25 Ribu di Jalan Nangka. Tapi karena kami sambil jalan - jalan jadi kami beli yang dekat aja.
Selesai beli oleh-oleh, baju dll, kami pulang ke Hotel lagi untuk istirahat santai karena besok akan Pulang kembali ke Jakarta.
Karena malam - malam Lapar, kami pesan Pizza pake Go- Food (mager keluar Hotel lagi :D)
Info buat travellers yang musim, agak hati-hati ya pesan makanan bali yang ada dagingnya karena bisa aja Babi. Jadi kami Pesan yang jelas aja Pizza nya di Pizza Hut yang daging sapi, yang lain kami baca reviewnya ada beberapa yang babi, belum nemu yang cocok lagi. Buat yang non muslim jangan tersinggung loh yaaa, bukan berarti makanannya tidak enak, hanya saja di Agama kami, agama islam, dilarang makan babi. Ini tentang prinsip, bukan rasa.
Hari ke 4
hari ini adalah hari kepulangan, motor sewaan udah dijemput oleh yang punya sewaan. Dan kami berencana naik ojek online untuk berangkat ke Bandara. Seperti Kota pada umumnya, kalo ojek online antar ke Bandara tidak bermasalah, yang masalah kalo ambil di Bandara.
Rasanya ga ada yang keren diceritakan buat perjalanan pulang karena ga ada cerita seru :D
Terimakasih buat Happy People dan Seluruh Travellers yang sudah berkenan membaca blog Saya. Semoga bisa membantu untuk referensi perjalanan liburan ke Bali.
Kalo merasa ada yang kurang atau perlu ditambahkan dalam blog ini, silahkan ditambahkan dalam kolom komentar ya guuysss!!!
























