Hello Good People
welcome back to my channel
haai kembali lagi di blog keren yang selalu membahas tentang travellig, lifestyle dan kuliner.kali ini saya akan menulis tentang tempat wisata di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam.
yuk ga usah berlama - lama guys, berikut tempat wisata yang terkenal dan populer disana.
1. Pulau Weh
Pulau Weh merupakan gerbang Aceh bukan hanya bagi provinsi Aceh namun juga bagi Indonesia, karena pulau ini berada di paling barat wilayah Aceh dan langsung berhadapan dengan selat Malaka yang sibuk. Pulau ini menawarkan banyak spot terumbu karang hidup yang indah serta lokasi pantai yang masih bersih belum terjamah, bagi yang suka menyelam dan menikmati keindahan bawah laut maka pulau Weh ini adalah destinasi yang sangat tepat untuk menikmati kenyamanan yang jauh dari hiruk pikuk keramaian.2. Masjid Raya Baiturrahman
3. Pulau Rubiah
Foto : https://dolandolen.com/
Pulau Rubiah terletak di Sabang, tepatnya berada di sebelah barat laut Pulau Weh. Nama Rubiah diambil dari sebuah tulisan yang terdapat pada nisan yang ada di pulau ini. Pulau Rubiah dikenal dengan keindahan alam bawah lautnya. Sedikitnya terdapat 14 dari 15 biota laut yang saat ini dilindungi di Indonesia. Anda bisa diving dan snorkeling di sini, silahkan anda berenang bersama aneka ikan tropis dan menikmati indahnya terumbu karang yang berwarna warni.4. Pantai Lampuuk
Foto : http://aceh.net/
5. Pulau Gosong
Foto : https://www.tempat.co.id/
6. Museum Tsunami
Foto : http://travel.akurat.co/
Untuk melakukan penghormatan dan mengenang korban maupun peristiwa tersebut pemerintah Aceh membangun Museum Tsunami. Letak Museum Tsunami ini ada di Jalan Sultan Iskandar muda dan didirikan pada tahun 2009.
7. Cagar Alam Jantho
Cagar Alam Jantho Dari Banda Aceh (Ibukota Propinsi NAD) berjarak sekitar 50 Km. Berbagai Flora dan Fauna hidup dalam cagar alam ini. Waktu kunjungan terbaik pada bulan April s/d Agustus (Musim Kemarau) untuk menikmati pemandangan/panorama yang indah. Jenis Flora yang bisa didapati diantaranya hutan Pinus, Mampre, Jambu air, Gleum, Bremen, Sampang, Ara, Damar, Medang, Kayu hitam, Beringin, Meranti, Kandis, Rambutan hutan, Tampu, Ketapang, Medang ara, Lukup, Tampang, Lawang, Semiran, Anang, Jenarai, Kerakau, Rengen, Merbau. Sementara keanekaragaman fauna yang bisa dijumpai seperti siamang, Owa, Macan dahan, Kucing Hutan, Rusa, Kijang, Kancil, Napu, Gajah, Kambing Hutan, Beruang, Trenggiling, Kukang, Kuao.
8. Pantai Ulee Lheue
9. Kuala Merisi
Foto : https://www.lihat.co.id/
10. Pelatihan Gajah Sare
Hewan gajah memiliki andil besar dalam sejarah Indonesia pasalnya pada saat Kerajaan Aceh dipimpin oleh Sultan Iskandar Muda, Aceh memiliki sebanyak 40.000 ekor pasukan gajah terlatih untuk dikerahkan dalam melawan penjajah Belanda.
Namun berbeda halnya dengan saat ini, jika dulu gajah digunakan dalam kepentingan militer, gajah saat ini banyak digunakan untuk hal lainnya. Salah satu hal yang bisa dilakukan oleh gajah terlatih di Aceh adalah untuk mencegah gajah liar dan bisa membahayakan bagi keselamatan penduduk sekitar hutan.
Pelatihan Gajah Sare adalah pelatihan yang digunakan untuk melatih gajah liar agar menjadi terlatih. Letak dari tempat wisata ini ada di Kabupaten Aceh Besar. Gajah dilatih agar menjadi lebih penurut, tidak hanya itu saja gajah diajarkan berbagai macam aktivitas yang juga bisa dilakukan oleh manusia misalnya saja adalah bermain sepak bola. Daya tarik dari tempat wisata ini adalah pengunjung bisa mengelilingi sekitar lokasi pelatihan dengan menaiki gajah.
11. Rumah Cut Nyak Dien
Di Aceh banyak sekali pahlawan yang berjasa dalam melawan penjajah. Salah satu pahlawan yang berjasa dalam melawan penjajah adalah Cut Nyak Dien. Dahulu baik kaum pria maupun wanita berlomba-lomba untuk bisa mengusir penjajah dari daerahnya masing-masing. Sayangnya karena masih bersifat individualis dan kedaerahan, perlawanan terhadap penjajah belum membuahkan hasil.Tempat wisata ini akan mengingatkan wisatawan terhadap perjuangan jasa para pahlawan dalam mewujudkan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia. Nilai positif yang bisa diambil jika berkunjung di tempat ini adalah rasa nasionalisme akan lebih besar.
Tempat wisata Rumah Cut Nyak Dien termasuk dalam tempat wisata bersejarah. Hal itu dikarenakan di rumah tersebutlah Cut Nyak Dien bersembunyi dari penjajah Belanda. Sayangnya rumah tersebut hanya replika karena rumah aslinya telah terbakar di tahun 1896. Ada bagian yang masih asli diantaranya adalah sumur tinggi dimana bibir sumur itu bisa sampai ke lantai dua Rumah Cut Nyak Dien. Meski hanya replika anda akan tetap menemukan nilai positif saat berada di tempat ini.










