Hello Good People
Welcome back to my channel
Hai Travellers, kali ini saya akan melanjutkan pembahasan tentang tempat wisata di Banten yang sebelumnya sudah pernah dibahas di part 1, kali ini saya akan lanjut untuk part 2 yaaa.
Yang belum pernah baca part 1 nya, silahkan kunjung ayojalanayomakan.blogspot.com
karena keindahan dan tempat wisata di banten yang cukup banyak, makanya penulis membagi dalam beberapa part biar kalian ga jenuh bacanya guyss.. yuukk aah cekidot
1. Pantai Bagedur
Foto : https://merahputih.com/
Pantai yang ada di Banten ini termasuk pantai yang landai dengan ombaknya terkenal cukup besar. Sangat pas dipakai sebagai lokasi wisata keluaga. Sangat menyenangkan bermain di tepian pantai ini.
Dataran pasir yang luas cocok sekali untuk melakukan aktivitas outdor, seperti bermain layang-layang, olahraga voli, dan bersepeda. Berlibur ke pantai bagedur menjadi pilihan yang tepat untuk dinikmati bersama keluarga maupun teman.
2. Air Terjun Gendang
Air Terjun Gendang atau oleh warga sekitar dinamai Curug Gendang, memiliki ketinggian sekitar 7 meter. Dinamai “gendang” karena saat air jatuh ke bawah terdengar bunyi nyaring mirip gendang. Bunyi ini akan terdengar jelas jika debit air terjun meningkat akibat hujan atau banjir.
Wisatawan yang datang ke sini bisa melakukan beberapa aktivitas. Pertama adalah menikmati air terjun dari bawah atau naik ke atas tebing. Selanjutnya, wisatawan juga bisa bermain air atau berenang di kubangan yang terletak di bawah air terjun. Saat berenang, disarankan untuk tidak terlalu ke tengah karena kedalaman airnya bisa lebih dari 1 meter.
Foto : https://www.beritatransparansi.com/
Masjid yang kaya akan nilai sejarah ini merupakan masjid paling tua di Indonesia. Masjid ini tiap hari selalu ramai kunjungan wisatawan, bukan hanya yang berasal dari daerah Jawa Barat saja, akan tetapi juga yang asalnya dari luar Jawa Barat.
Masjid ini dibangun pertama oleh Sultan Maulana Hasanuddin tahun 1552-1570. Beliau merupakan anak pertama Sunan Gunung Jati dan Sultan Pertama Kesultanan Banten. Karena masjid yang penuh dengan sejarah ini menjadi banyak dikunjungi sebagai wisata religi bagi beberapa orang, terlebih pengunjung yang berasal dari luar banten.
Di sini kita tak hanya bersenang-senang saja, melainkan juga dapat mempelajari dan mengenal lebih jauh adat istiadat suku baduy. Lingkungan yang asri menjadi fokus utama wisatawan dalam berkunjung ke tempat ini.
Danau Tasikardi merupakan danau buatan yang digunakan sebagai penampung air Sungai Cibanten. Dahulu kala, kawasan yang memiliki luas hingga 5 hektare ini dimanfaatkan sebagai objek wisata oleh Kesultanan Banten. Raja dan keluarga menjadikannya tempat relaksasi dan bermain, sebagai hiburan di kala jenuh dengan kegiatan kerajaan.
Danau Tasikardi yang lokasinya hanya 6 km dari sebelah barat Kota Serang ini pun menjadi tempat wisata umum. Setiap hari libur, ratusan orang akan datang untuk menikmati udara danau yang sejuk, atau mengendarai perahu bebek untuk mengelilingi kawasan danau yang luas.
Aneka macam pepohonan banyak tumbuh di sini. Hewan-hewan yang ada di Rawa Dano antara lain adalah berbagai reptil, setidaknya ada 250 jenis burung yang habitatnya adalah Rawa Dano.
Curug Putri menawarkan pesona air terjun yang masih alami, serta kolam di bawahnya yang jernih dan cocok untuk berendam. Selain menawarkan kesegaran, kawasan ini juga memiliki pemandangan yang indah, sehingga cocok untuk tempat berburu foto atau sekadar melakukan swafoto sendirian maupun bersama banyak orang.
Lokasi Curug Putri berada di kawasan pegunungan. Untuk bisa ke lokasi, wisatawan harus melakukan pendakian selama beberapa jam sebelum tiba di curug. Sebelum datang ke sini, wisatawan harus menyiapkan fisiknya dengan baik karena perjalanan akan menguras energi.
Apabila anda menyukai olahraga air, anda bisa memilih Pantai Sambolo sebagai destinasi wisata. Mengajak keluarga untuk berlibur di sini, tentu akan sangat menyenangkan.
Aktivitas yang bisa dilakukan tatkala berada di sini antara lain adalah berenang, selancar, menikmati kuliner di sekitar kawasan Sambolo. Keindahan pantai yang mempesona dengan pasir putihnya, membuat kita betah untuk tinggal lebih lama. Maka tek heran bila pengunjung pantai ini akan selalu bertambah dan tak pernah sepi setiap harinya.
Air Terjun Cihear atau yang lebih dikenal dengan nama Curug Cihear, bisa dibilang merupakan objek wisata yang tersembunyi. Terletak di Desa Ciladaeun, Lebak, Banten, wisatawan bisa menjangkaunya dari Jakarta dengan waktu tempuh sekitar 3 jam. Begitu tiba di lokasi,wisatawan harus melakukan perjalanan beberapa menit sebelum tiba di air terjun yang memiliki ketinggian 25 meter ini.
Yang menarik dari air terjun ini adalah airnya yang jatuh ke bawah. Berbeda dengan air terjun lainnya, aliran air di Curug Cihear mengalir dahulu ke batuan tebing. Aliran ini menciptakan pemandangan indah dan juga cipratan segar dari bulir air yang terkena angin.
Pulau Panaitan masih masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Ujung Kulon. Untuk bisa sampai ke pulau ini, wisatawan harus datang ke Ujung Kulon lalu menyeberang menggunakan perahu yang dikelola oleh pihak taman nasional. Tarif penyeberangan berkisar Rp100.000-200.000 tergantung musim dan banyaknya wisatawan.
Daya tarik dari Pulau Panaitan adalah ombaknya yang besar. Bagi peselancar dunia, kawasan pulau ini merupakan surga selain Bali, Lombok, atau Kepulauan Mentawai. Setidaknya ada 3-4 ombak andalan yang selalu dicari karena tingkat kesulitan untuk menaklukkannya cukup tinggi.
Selain dikenal dengan ombak, kawasan Pulau Panaitan juga menyimpan pesona flora dan fauna. Wisatawan yang datang ke sini bisa melihat rusa liar yang berkeliaran di sekitar pantai, kera di kawasan hutan, dan aneka burung yang jenisnya ada puluhan. Terakhir, pulau ini juga memiliki resor yang bisa disewa untuk bermalam.
3. Masjid Agung Banten
Foto : https://id.wikipedia.org/
Masjid yang kaya akan nilai sejarah ini merupakan masjid paling tua di Indonesia. Masjid ini tiap hari selalu ramai kunjungan wisatawan, bukan hanya yang berasal dari daerah Jawa Barat saja, akan tetapi juga yang asalnya dari luar Jawa Barat.
Masjid ini dibangun pertama oleh Sultan Maulana Hasanuddin tahun 1552-1570. Beliau merupakan anak pertama Sunan Gunung Jati dan Sultan Pertama Kesultanan Banten. Karena masjid yang penuh dengan sejarah ini menjadi banyak dikunjungi sebagai wisata religi bagi beberapa orang, terlebih pengunjung yang berasal dari luar banten.
4. Perkampungan Suku Baduy
Suku asli Banten yang telah bertahun-tahun menetap di sini adalah suku baduy. Keunikan dari Perkampungan Suku Baduy adalah kita akan disuguhi pemandangan betapa murninya budaya suku tersebut serta adat istiadatnya.Di sini kita tak hanya bersenang-senang saja, melainkan juga dapat mempelajari dan mengenal lebih jauh adat istiadat suku baduy. Lingkungan yang asri menjadi fokus utama wisatawan dalam berkunjung ke tempat ini.
Foto : https://www.pegipegi.com/
5. Danau Tasikardi
Foto : http://www.teluklove.com/
Danau Tasikardi yang lokasinya hanya 6 km dari sebelah barat Kota Serang ini pun menjadi tempat wisata umum. Setiap hari libur, ratusan orang akan datang untuk menikmati udara danau yang sejuk, atau mengendarai perahu bebek untuk mengelilingi kawasan danau yang luas.
6. Rawa Dano
Rawa Dano dikenal juga dengan nama Cagar Alam Rawa Danau. Jika ditempuh dari Jakarta, jaraknya sekitar 101 km. Di tempat wisata ini banyak terdapat rawa dan ada pula danaunya. Luas Rawa Dano sekitar 2.500 hektar.Aneka macam pepohonan banyak tumbuh di sini. Hewan-hewan yang ada di Rawa Dano antara lain adalah berbagai reptil, setidaknya ada 250 jenis burung yang habitatnya adalah Rawa Dano.
Foto : https://www.bantenwisata.com/
Lokasi Curug Putri berada di kawasan pegunungan. Untuk bisa ke lokasi, wisatawan harus melakukan pendakian selama beberapa jam sebelum tiba di curug. Sebelum datang ke sini, wisatawan harus menyiapkan fisiknya dengan baik karena perjalanan akan menguras energi.
Foto : https://www.sewatenda.info/
Aktivitas yang bisa dilakukan tatkala berada di sini antara lain adalah berenang, selancar, menikmati kuliner di sekitar kawasan Sambolo. Keindahan pantai yang mempesona dengan pasir putihnya, membuat kita betah untuk tinggal lebih lama. Maka tek heran bila pengunjung pantai ini akan selalu bertambah dan tak pernah sepi setiap harinya.
Foto : https://www.bantenwisata.com/
Yang menarik dari air terjun ini adalah airnya yang jatuh ke bawah. Berbeda dengan air terjun lainnya, aliran air di Curug Cihear mengalir dahulu ke batuan tebing. Aliran ini menciptakan pemandangan indah dan juga cipratan segar dari bulir air yang terkena angin.
Foto : https://tangselmedia.com/
Daya tarik dari Pulau Panaitan adalah ombaknya yang besar. Bagi peselancar dunia, kawasan pulau ini merupakan surga selain Bali, Lombok, atau Kepulauan Mentawai. Setidaknya ada 3-4 ombak andalan yang selalu dicari karena tingkat kesulitan untuk menaklukkannya cukup tinggi.
Selain dikenal dengan ombak, kawasan Pulau Panaitan juga menyimpan pesona flora dan fauna. Wisatawan yang datang ke sini bisa melihat rusa liar yang berkeliaran di sekitar pantai, kera di kawasan hutan, dan aneka burung yang jenisnya ada puluhan. Terakhir, pulau ini juga memiliki resor yang bisa disewa untuk bermalam.
Foto : https://www.triptrus.com/
Sekian beberapa tempat wisata di Banten. Memang belum semua Saya sebutkan, akan saya lanjutkan di Part 3 biar temen-temen travellers ga jenuh bacanya dan tetep stay di blog saya :D
Semoga infonya membantu ya guyyss...
sumber : https://tempatwisataunik.com/ dan https://www.traveloka.com/









